Catatan Perjalanan Rammang-Rammang Makassar

Rammang-rammang

Tujuanku kali ini adalah mengunjungi Rammang-rammang yang berada di Maros, Sulsel. Untuk kamu yang tak punya banyak waktu dan bingung mau kemana ketika berada di Makassar ini menjadi pilihan yang sangat tepat. Buatmu yang transit lama di Bandara Sultan Hassanuddin juga sangat cocok karena Rammang-rammang hanya berjarak sekitar 1 jam dari Bandara.

Perjalananku dimulai dari Kota Makassar dengan menjemput temanku terlebih dahulu di Bandara. Setelah menjemput temanku di Bandara kami langsung menuju Rammang-rammang.

Perjalanan dari Bandara hanya sekitar 60 menit dengan kondisi jalan yang cukup padat menurutku. Sebelum memasuki Rammang-rammang kami foto-foto terlebih dahulu dari sisi samping. Setelah puas menikmati dari samping kami menuju pintu utama.

Rammang-rammang dari samping
Sumber: Dokumentasi Penulis
Rammang-rammang dari samping
Sumber: Dokumentasi Penulis

Kami makan terlebih dahulu di pintu utama karena cacing di dalam perut sudah bergejolak. Sungguh terik matahari begitu menyengat karena kami tiba ketika sang mentari tepat diatas kepala.

Pintu masuk
Sumber: Dokumentasi Penulis
Dermaga Rammang-rammang
Sumber: Dokumentasi Penulis

Kami memakai perahu yang sering dipakai oleh temanku jadi sudah tak tawar menawar harga lagi. Oiya untuk bisa sampai ke dalam kamu mesti naik perahu ya.

baca juga: mau tau info kapal pelni? yuk cek jadwal kapal Pelni

Di perjalanan juga terdapat resort tapi kami tak menginap disana karna ingin menghemat budget. Setelah perjalanan di perahu sekitar 20 menit akhirnya kami sampai juga di dermaga.

Resort Rammang-rammang
Sumber: Dokumentasi Penulis
Pemandangan selama perjalanan
Sumber: Dokumentasi Penulis

Nah disinilah kami akan bermalam, buatmu yang tak punya banyak waktu juga bisa langsung pergi pulang kok. Kami memang sengaja memilih menginap karena ingin menikmati Rammang-rammang ketika malam hari.

Pemandangan Rammang-rammang
Sumber: Dokumentasi Penulis

Aku benar-benar menikmati kemegahan karst Rammang-rammang. Oiya Rammang-rammang merupakan karst terbesar ketiga di dunia loh. Tempatku bermalam ini benar-benar dikelilingi kemegahan Rammang-rammang, aku berada di tengah-tengah karst tersebut.

Gaya dulu ah
Sumber: difotoin DJ
Sungguh indah
Sumber: Dokumentasi Penulis

Untuk kamu yang suka foto-foto wajib banget dateng kesini sih menurutku, kamu bisa banyak sekali mendapatkan objek alam disini. Pantulan sinar mentari juga tak kalah bagusnya untuk fotomu.

Tanpa disadari waktu berjalan sangat cepat, perlahan sang mentari mulai meninggalkan bumi bagian Rammang-rammang.

Ketika malam tiba pemandangan tak kalah bagusnya, Milky Way sudah menanti di atas kepala. Sungguh milyaran bintang benar-benar berada di atas kepalamu. Pemandangan yang tak bisa didapatkan di kota besar menurutku.

Milky Way tipis-tipis pake GoPro
Sumber: Dokumentasi Penulis

Oiya disini aku menginap bukan di penginapan ya, aku menginap di rumah warga asli Rammang-rammang. Sungguh sangat baik sang bapak dan kami benar-benar dijamu.

baca juga: mau tau harga tiket kapal pelni? yuk cek harga tiket kapal pelni

Keesokan harinya aku masih mengeksplore beberapa tempat di sekitar tempat aku menginap. Sebelum sarapan sang bapak pemilik rumah sedang memisahkan gabah dari batangnya dan aku ikut mencobanya.

Rumah tempat menginap
Sumber: Dokumentasi Penulis

Setelah itu kami sarapan dan harus segera kembali ke Kota Makassar karena penerbangan telah menantiku kembali ke kota asalku. Nah itulah perjalananku di Rammang-rammang, jadi tunggu apalagi? ayo ke Rammang-rammang

Catatan

  • Penginapan = 100k/orang diberikan makan malam dan sarapan (sebenarnya sang bapak tak mematok harga)
  • Kapal Rammang-rammang Bang Darwis 120k/kapal = 0813 5470 0694

Leave a Reply